Peran Pendidikan dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja
DOI:
https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i5.1174Keywords:
Adolescents, Delinquency, The Role of EducationAbstract
This study aims to identify forms of juvenile delinquency, the role of education in addressing it, and the challenges faced at SMP Negeri 3 Gunungsitoli. The study employs a qualitative descriptive method using interviews with the school principal, guidance counselors, homeroom teachers, and students as informants. The results of the study indicate that common forms of juvenile delinquency at the school include truancy, tardiness, bringing cell phones to class, using coarse language, dating on school grounds, and violating school rules. The school plays a crucial role in addressing delinquency through counseling approaches, moral guidance, positive activities, and collaboration with parents. However, challenges include insufficient family support, limited guidance counselor staff, and low student openness. Therefore, collaboration between schools, families, and the community is essential in fostering positive character development among adolescents.
Downloads
References
Albina, M. (Ed.). (2023). Metode penelitian kualitatif (A. F. Nasution, Penulis). Bandung: CV Harfa Creative.
Azzahra, L., & Irawan, D. (2023). Pentingnya mengenalkan Alqur’an sejak dini melalui pendidikan agama Islam. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 1(1), 13–20. https://ejournal.lapad.id/index.php/pjpi
Effendy, E., Harahap, M. R., & Aulia, N. (2023). Kriminalitas pada remaja dalam perspektif pandangan Islam. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2), 4329–4336. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk
Jagat, L. S., Fazalani, R., Jaeka, F., Anggarista, R., Fahmi, F., & Listantia, N. (2023). Sosialisasi pentingnya pendidikan untuk pemuda dalam membangun generasi yang berintelektual di Desa Jago Kabupaten Lombok Tengah. Community Development Journal, 4(2), 2091–2094. https://doi.org/10.30596/cdj.v4i2.13896
Kartinaningsih, E., Hidayah, U., & Halili, H. R. (2022). Pola asuh dialogis orang tua terhadap anak remaja dalam penggunaan gadget di Desa Patalan Kabupaten Probolinggo. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(1), 368–375. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk
Lisa, L., & Momo, A. H. (2025). Kenakalan remaja di Desa Lalemba Kecamatan Lawa Kabupaten Muna Barat. Selami IPS, 18(1), 36–41. https://selami.uho.ac.id/index.php/PPKN_IPS/index
Mahesha, A., Anggraeni, D., & Adriansyah, M. I. (2024). Mengungkap kenakalan remaja: Penyebab, dampak, dan solusi. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 16–26. https://doi.org/10.55681/primer.v2i1.278
Mumtahanah, N. (2015). Upaya menanggulangi kenakalan remaja secara preventif, represif, kuratif dan rehabilitasi. Al Hikmah: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 264–272. https://core.ac.uk/display/268132659
Naamy, N. (2019). Metodologi penelitian kualitatif: Dasar-dasar & aplikasinya. Mataram: LP2M UIN Mataram & Sanabil Publishing.
Nisa, K. (n.d.). Kenakalan remaja. Dalam Bab II: Kajian Teori (tidak diterbitkan). [Dokumen akademik pribadi].
Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 7911–7915. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk
Rahman, A., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani, Y. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–6. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/alurwatul
Rofiqah, T., & Sitepu, H. (2019). Bentuk kenakalan remaja sebagai akibat broken home dan implikasinya dalam pelayanan bimbingan konseling. Jurnal KOPASTA, 6(2), 99–107. https://journal.unrika.ac.id/index.php/JURNAL-KOPASTA
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


