Paradigma Oposisi dan Prinsip Check and Balances dalam Sistem Ketatanegaraan di Indonesia

Authors

  • Indra Budi Jaya Universitas Muhammadiyah Bandung

DOI:

https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i3.755

Keywords:

Check and balances, Constitutional System, Opposition Principles, Pancasila Democracy, Power Supervision

Abstract

Opposition is an important element in a democratic system that functions as a mechanism of control over power. In the context of Indonesian constitutionality, the existence of the opposition is a prerequisite for the realization of a healthy and effective democracy. However, in practice, the term opposition is often equated with the principle of checks and balances, thus causing a blur of meaning between the two. This paper aims to examine the paradigm of the opposition in the Pancasila democratic system and analyze the relationship between the opposition and the principle of checks and balances in the Indonesian constitutional system. This research uses a qualitative method with a normative juridical approach, through a conceptual approach and a legislative approach. An analysis was carried out on the doctrines of constitutional law and provisions in the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia related to the implementation of opposition and the principle of checks and balances. This approach was chosen to explore legal issues in depth and find a comprehensive understanding of the role of the opposition in the Indonesian constitutional system. The results of the study show that even though Indonesia does not adhere to a parliamentary or presidential system with two parties, the implementation of the opposition is still relevant and carried out with attention to the values of consensus in Pancasila democracy. The opposition in Indonesia is not confrontational, but constructive and oriented towards strengthening the system of supervision of power. Opposition and the principle of checks and balances are two concepts that are terminologically different, but interrelated and inseparable in Indonesian constitutional practice. Both serve as important instruments in maintaining the balance of power and ensuring accountability in the administration of government. Thus, a proper understanding of the opposition paradigm and the principle of checks and balances is the key to strengthening constitutional democracy in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abd. Razak Said & Suparji Ahmad. (2024). Hak Angket Dalam Penguatan Fungsi Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Binamulia Hukum, 13(2), 361-376. https://doi.org/10.37893/jbh.v13i2.950

Abdul Gafar Karim dalam Mei Susanto. (2016). Pelembagaan Oposisi dalam Badan Perwakilan Rakyat Indonesia. In Pelembagaan Oposisi Dalam Badan Perwakilan Rakyat Indonesia (Book Chapter). PSKN FH Unpad.

Abdul Kadir Lafuil & Kusnadi Umar. (2022). Kedudukan Partai Oposisi Terhadap Keberlangsungan Demokrasi Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Al Tasyri’iyyah, 2(2), 98. https://doi.org/10.24252/jat.vi.33828

Amanda Dea Lestari. (2022). Implikasi Sistem Multipartai Terhadap Sistem Pemerintahan Presidensil Indonesia. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 6(2), 416.

Bobi Aswandi & Kholis Roisah. (2019). Negara Hukum Dan Demokrasi Pancasila Dalam Kaitannya Dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(1), 39.

Cora Elly Noviati. (2013). Demokrasi dan Sistem Pemerintahan. Jurnal Konstitusi, 10(2), 337.

David Cristian Liyanto. (2024). Kedudukan Partai Oposisi dalam Mewujudkan Check and Balances di Politik Hukum Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 132. https://doi.org/10.38043/jah.v7i2.5238

Detik. (2024). Analogi Adalah: Ini Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contohnya. Retrieved December 31, 2024, from https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6920777/analogi-adalah-ini-pengertian-jenis-jenis-dan-contohnya

Djoni Gunanto, dkk. (2024). Dinamika Koalisi Partai Politik Dalam Pencalonan Presiden Dan Wakil Presiden Pada Pemilu 2024. Sawala: Jurnal Administrasi Negara, 12(1), 63. http://doi.org/10.30656/sawala.v12i1.8150

Eep Saifullah Fatah. (1999). Membangun Oposisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Firman Noor. (2016). Oposisi Dalam Kehidupan Demokrasi: Arti Penting Keberadaan Oposisi Sebagai Bagian Penguatan Demokrasi Di Indonesia. Masyarakat Indonesia, 42(1), 2.

Hukum Online. (2024). Peran Dan Fungsi Oposisi Dalam Pemerintahan. Retrieved December 27, 2024, from https://www.hukumonline.com/berita/a/peran-dan-fungsi-oposisi-dalam-pemerintahan-lt663f67d1be262/?page=2

Idzhom Ummy Attyyah Maranti, dkk. (2021). Tinjauan Politik Hukum Peran Oposisi Dalam Pembentukan Undang-Undang Pemberantasan Korupsi Di Indonesia. Jurnal Kompilasi Hukum, 6(2), 152. https://doi.org/10.29303/jkh.v6i2.78

Ivana Theo Philia & Yakobus Ndona. (2024). Dampak Perkembangan Demokrasi Indonesia Terhadap Sila Persatuan Indonesia. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 2(3), 173. https://doi.org/10.55606/lencana.v2i3.3762

Iwan Satriawan. (2015). Risalah Hukum Partai Politik di Indonesia. Lampung: PKKPUU (Pusat Kajian Konstitusi dan Peraturan Perundang-undangan).

Jhon McGill & Eddy Soetrisno. (1996). Kamus Politik. Jakarta: Aribu Matra Mandiri.

Khosnol Khotimah, dkk. (n.d.). Keberadaan Partai Politik Sebagai Bentuk Pelembagaan Demokrasi. Sosio Yustisia: Jurnal Hukum dan Perubahan Sosial, 2(1), 9.

Muhammad Yoppy Adhihernawan & Indra Perwira. (2022). Menggagas Tanggapan Oposisi Terhadap Pidato Laporan Kinerja Presiden Dalam Sidang Tahunan MPR RI. Jurnal Majelis, 6, 141.

Nanda Herlinanur, dkk. (2024). Peran Amandemen UUD 1945 dalam Memperkuat Sistem Check and Balance. Research Review Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 116.

Odang Suparman. (2023). Konsep Lembaga Negara Indonesia Dalam Perspektif Teori Trias Politica Berdasarkan Prinsip Checks And Balances System. AHKAM Jurnal Hukum Islam dan Humaniora, 2(1), 72. https://doi.org/10.58578/ahkam.v2i1.898

Orien Effendi. (2022). Lemahnya Suara Partai Oposisi Dibalik Sistem Voting Dalam Pengambilan Keputusan Di Parlemen. Jurnal Politea: Jurnal Politik Islam, 5(1), 62. https://doi.org/10.20414/politea.v5i1.4466

Prijanto & Rotua Valentina Sagala. (2024). Eksistensi Oposisi Dalam Sistem Pemerintahan di Negara Indonesia dan Australia. Jurnal Sosial Dan Sains, 4(8), 825. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v4i8.1518

Restu Gusti Monitasari, dkk. (2021). Demokrasi Dalam Dimensi Nilai-Nilai Pancasila Berdasarkan Paradigma Philosophische Grondslag. Jurnal Res Justitia: Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 235. https://doi.org/10.46306/rj.v1i2hlm

Resty Nabilah, dkk. (2022). Fenomena Rekrutmen Artis Anggota Legislatif Ditinjau dari Perspektif Teori Partai Politik. Jurnal Studi Ilmu Politik(JSIPOL), 1(2), 83. https://doi.org/10.19109/jsipol.v1i2.13710

Rizky Andrian Ramadhan Pulungan & Lita Tyesta A.L.W. (2022). Mekanisme Pelaksanaan Prinsip Checks and Balances Antara Lembaga Legislatif Dan Eksekutif Dalam Pembentukan Undang-Undang Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4(2), 282-293.

Rumah Pemilu. (2024). Salah Paham Pemilu 0.1: Parliamentary Threshold vs. Presidential Threshold Serupa Tapi Beda. Retrieved December 30, 2024, from https://rumahpemilu.org/salah-paham-pemilu-0-1-parliamentary-threshold-vs-presidential-threshold-serupa-tapi-beda/

Saiful Mujani. (2024). 645 Persen Publik Menginginkan Ada Partai Dalam Jumlah Cukup Besar Di Luar Pemerintahan Prabowo. Retrieved December 21, 2024, from https://saifulmujani.com/645-persen-publik-menginginkan-ada-partai-dalam-jumlah-cukup-besar-di-luar-pemerintahan-prabowo/

Sarah Soraya. (2020). Oposisi Dan Partai Politik Analisis Terhadap Konsistensi Partai Keadilan Sejahtera Di Luar Pemerintahan Joko Widodo Pada Periode 2014-2019 Dan Periode 2019-2024. Skripsi, Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Suara. (2024). Anies Baswedan Merapat, Mengingat Kembali Saat PDIP Jadi Oposisi Pemerintah. Retrieved August 25, 2024, from https://www.suara.com/news/2024/08/25/112609/anies-baswedan-merapat-mengingat-kembali-saat-pdip-jadi-oposisi-pemerintah

Tempo. (2024). Anies Baswedan Belum Pastikan Jadi Oposisi, Bagaimana Kalau Ada Putaran Dua?. Retrieved from https://www.tempo.co/politik/anies-baswedan-belum-pastikan-jadi-oposisi-bagaimana-kalau-ada-putaran-dua--78147

Widia Andini. (2022). Paradigma Penelitian Kuantitatif Dalam Jurnal Ilmiah Metodologi Penelitian Kuantitatif. Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 1(1), 7-12.

Abd. Razak Said & Suparji Ahmad. (2024). Hak Angket Dalam Penguatan Fungsi Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Binamulia Hukum, 13(2), 361-376. https://doi.org/10.37893/jbh.v13i2.950

Abdul Gafar Karim dalam Mei Susanto. (2016). Pelembagaan Oposisi dalam Badan Perwakilan Rakyat Indonesia. In Pelembagaan Oposisi Dalam Badan Perwakilan Rakyat Indonesia (Book Chapter). PSKN FH Unpad.

Abdul Kadir Lafuil & Kusnadi Umar. (2022). Kedudukan Partai Oposisi Terhadap Keberlangsungan Demokrasi Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Al Tasyri’iyyah, 2(2), 98. https://doi.org/10.24252/jat.vi.33828

Amanda Dea Lestari. (2022). Implikasi Sistem Multipartai Terhadap Sistem Pemerintahan Presidensil Indonesia. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 6(2), 416.

Bobi Aswandi & Kholis Roisah. (2019). Negara Hukum Dan Demokrasi Pancasila Dalam Kaitannya Dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(1), 39.

Cora Elly Noviati. (2013). Demokrasi dan Sistem Pemerintahan. Jurnal Konstitusi, 10(2), 337.

David Cristian Liyanto. (2024). Kedudukan Partai Oposisi dalam Mewujudkan Check and Balances di Politik Hukum Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 7(2), 132. https://doi.org/10.38043/jah.v7i2.5238

Detik. (2024). Analogi Adalah: Ini Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contohnya. Retrieved December 31, 2024, from https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6920777/analogi-adalah-ini-pengertian-jenis-jenis-dan-contohnya

Djoni Gunanto, dkk. (2024). Dinamika Koalisi Partai Politik Dalam Pencalonan Presiden Dan Wakil Presiden Pada Pemilu 2024. Sawala: Jurnal Administrasi Negara, 12(1), 63. http://doi.org/10.30656/sawala.v12i1.8150

Eep Saifullah Fatah. (1999). Membangun Oposisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Firman Noor. (2016). Oposisi Dalam Kehidupan Demokrasi: Arti Penting Keberadaan Oposisi Sebagai Bagian Penguatan Demokrasi Di Indonesia. Masyarakat Indonesia, 42(1), 2.

Hukum Online. (2024). Peran Dan Fungsi Oposisi Dalam Pemerintahan. Retrieved December 27, 2024, from https://www.hukumonline.com/berita/a/peran-dan-fungsi-oposisi-dalam-pemerintahan-lt663f67d1be262/?page=2

Idzhom Ummy Attyyah Maranti, dkk. (2021). Tinjauan Politik Hukum Peran Oposisi Dalam Pembentukan Undang-Undang Pemberantasan Korupsi Di Indonesia. Jurnal Kompilasi Hukum, 6(2), 152. https://doi.org/10.29303/jkh.v6i2.78

Ivana Theo Philia & Yakobus Ndona. (2024). Dampak Perkembangan Demokrasi Indonesia Terhadap Sila Persatuan Indonesia. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 2(3), 173. https://doi.org/10.55606/lencana.v2i3.3762

Iwan Satriawan. (2015). Risalah Hukum Partai Politik di Indonesia. Lampung: PKKPUU (Pusat Kajian Konstitusi dan Peraturan Perundang-undangan).

Jhon McGill & Eddy Soetrisno. (1996). Kamus Politik. Jakarta: Aribu Matra Mandiri.

Khosnol Khotimah, dkk. (n.d.). Keberadaan Partai Politik Sebagai Bentuk Pelembagaan Demokrasi. Sosio Yustisia: Jurnal Hukum dan Perubahan Sosial, 2(1), 9.

Muhammad Yoppy Adhihernawan & Indra Perwira. (2022). Menggagas Tanggapan Oposisi Terhadap Pidato Laporan Kinerja Presiden Dalam Sidang Tahunan MPR RI. Jurnal Majelis, 6, 141.

Nanda Herlinanur, dkk. (2024). Peran Amandemen UUD 1945 dalam Memperkuat Sistem Check and Balance. Research Review Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 116.

Odang Suparman. (2023). Konsep Lembaga Negara Indonesia Dalam Perspektif Teori Trias Politica Berdasarkan Prinsip Checks And Balances System. AHKAM Jurnal Hukum Islam dan Humaniora, 2(1), 72. https://doi.org/10.58578/ahkam.v2i1.898

Orien Effendi. (2022). Lemahnya Suara Partai Oposisi Dibalik Sistem Voting Dalam Pengambilan Keputusan Di Parlemen. Jurnal Politea: Jurnal Politik Islam, 5(1), 62. https://doi.org/10.20414/politea.v5i1.4466

Prijanto & Rotua Valentina Sagala. (2024). Eksistensi Oposisi Dalam Sistem Pemerintahan di Negara Indonesia dan Australia. Jurnal Sosial Dan Sains, 4(8), 825. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v4i8.1518

Restu Gusti Monitasari, dkk. (2021). Demokrasi Dalam Dimensi Nilai-Nilai Pancasila Berdasarkan Paradigma Philosophische Grondslag. Jurnal Res Justitia: Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 235. https://doi.org/10.46306/rj.v1i2hlm

Resty Nabilah, dkk. (2022). Fenomena Rekrutmen Artis Anggota Legislatif Ditinjau dari Perspektif Teori Partai Politik. Jurnal Studi Ilmu Politik(JSIPOL), 1(2), 83. https://doi.org/10.19109/jsipol.v1i2.13710

Rizky Andrian Ramadhan Pulungan & Lita Tyesta A.L.W. (2022). Mekanisme Pelaksanaan Prinsip Checks and Balances Antara Lembaga Legislatif Dan Eksekutif Dalam Pembentukan Undang-Undang Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4(2), 282-293.

Rumah Pemilu. (2024). Salah Paham Pemilu 0.1: Parliamentary Threshold vs. Presidential Threshold Serupa Tapi Beda. Retrieved December 30, 2024, from https://rumahpemilu.org/salah-paham-pemilu-0-1-parliamentary-threshold-vs-presidential-threshold-serupa-tapi-beda/

Saiful Mujani. (2024). 645 Persen Publik Menginginkan Ada Partai Dalam Jumlah Cukup Besar Di Luar Pemerintahan Prabowo. Retrieved December 21, 2024, from https://saifulmujani.com/645-persen-publik-menginginkan-ada-partai-dalam-jumlah-cukup-besar-di-luar-pemerintahan-prabowo/

Sarah Soraya. (2020). Oposisi Dan Partai Politik Analisis Terhadap Konsistensi Partai Keadilan Sejahtera Di Luar Pemerintahan Joko Widodo Pada Periode 2014-2019 Dan Periode 2019-2024. Skripsi, Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Suara. (2024). Anies Baswedan Merapat, Mengingat Kembali Saat PDIP Jadi Oposisi Pemerintah. Retrieved August 25, 2024, from https://www.suara.com/news/2024/08/25/112609/anies-baswedan-merapat-mengingat-kembali-saat-pdip-jadi-oposisi-pemerintah

Tempo. (2024). Anies Baswedan Belum Pastikan Jadi Oposisi, Bagaimana Kalau Ada Putaran Dua?. Retrieved from https://www.tempo.co/politik/anies-baswedan-belum-pastikan-jadi-oposisi-bagaimana-kalau-ada-putaran-dua--78147

Widia Andini. (2022). Paradigma Penelitian Kuantitatif Dalam Jurnal Ilmiah Metodologi Penelitian Kuantitatif. Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 1(1), 7-12.

Downloads

Published

2025-05-30

How to Cite

Indra Budi Jaya. (2025). Paradigma Oposisi dan Prinsip Check and Balances dalam Sistem Ketatanegaraan di Indonesia. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 2(3), 336–352. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i3.755

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.