Analisis Yuridis Tentang Kewarganegaraan Anak Hasil Perkawinan Campuran Menurut Hukum Internasional dan Hukum Nasional

Authors

  • Nafna Dhini Harisha Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Kharisma Kusuma Dewi Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Hanifah Ramadani Oktafiani Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Nur Sholikhah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i4.1356

Keywords:

Citizenship, Intermarriage, International Law, National Law, Statelessness

Abstract

Human mobility between countries has become an inevitable phenomenon in an increasingly open era of globalization. One of the tangible consequences of this mobility is the increasing number of mixed marriages between Indonesian citizens and foreign nationals. Although mixed marriages are a great way to interact across the globe, they often cause difficult legal problems, especially regarding the citizenship status of children born from these marriages. Children may be at risk of statelessness, or without citizenship, if the legal systems and principles between countries differ. This contradicts the principle of protection of human rights in international law. The purpose of this study is to examine the regulation of citizenship for children born to mixed marriages from an international law perspective. In addition, this study also investigates its relationship with Indonesian national law, particularly Law No. 12 of 2006 concerning Citizenship of the Republic of Indonesia and other related legal instruments. To gain a better understanding of the compatibility between national legal practices and international standards, a legislative, case, and comparative approach was used in this study. The results of the study show that, although Indonesia has adopted several principles of international law to prevent loss of citizenship and grant limited dual citizenship recognition to children born of mixed marriages, there is still a gap between the normative and its implementation. This discrepancy can lead to legal uncertainty and reduce the protection of children's rights. In conclusion, this study emphasizes that national and international law in the field of citizenship must be harmonized to build a legal system that is responsive, fair, and in line with global societal progress, as well as to protect children's rights at the international level.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, S. (2020). Status kewarganegaraan ganda anak hasil perkawinan campuran WNI dan WNA. Al-Qadlaya: Jurnal Hukum Keluarga Islam.

Ardan, J., Yusuf, M., Maulana, M. Z., & Nugraha, D. M. (2025). Fenomena pernikahan warga negara Indonesia dengan warga negara asing. Jurnal Penelitian Nusantara.

Aurelia. (2024). Implementation of dual citizenship as a result of mixed marriage. Rayyan Jurnal.

Bakarbessy, L., & Handajani, S. (2012). Kewarganegaraan ganda anak dalam perkawinan campuran dan implikasinya dalam hukum perdata internasional. Perspektif: Kajian Masalah Hukum dan Pembangunan.

Bayu Deni Harensyah, Hidayat, F. R., & Nugroho, L. D. (2025). Implikasi perbedaan kewarganegaraan dalam perkawinan campuran terhadap status hukum anak dalam perspektif Hukum Perdata Internasional. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 2471–2481.

Black, H. C. (1990). Black’s law dictionary. West Publishing.

Dewi, I. A. S. L., & Suryani, N. L. P. (2022). Pendaftaran kewarganegaraan anak hasil perkawinan campuran ditinjau dari aspek yuridis dan sosiologis. JUINHUM, 10.

Dewi, N. K., Dewi, S. L., & Suryani, L. P. (2022). Pendaftaran kewarganegaraan anak hasil perkawinan campuran. Jurnal Ilmiah Hukum Warmadewa.

Dwiyongjung. (2013). Peraturan kewarganegaraan Republik Indonesia. https://dwiyongjung.wordpress.com/2013/05/10/peraturan-kewarganegaraan-republik-indonseisa/

Hidayat, T., & Laia, H. K. (2025). Implikasi hukum terhadap anak dari perkawinan campuran dan terhadap hak kewarganegaraan di Indonesia. Locus Journal of Academic Literature Review, 4(3).

Hutabarat, D. T. H., et al. (2022). Perkawinan antar negara di Indonesia berdasarkan hukum perdata internasional dan hukum perkawinan di Kota Tanjungbalai. Jurnal Nusantara Hasana, 1(10), 112–119.

Khalid, F., & Ardianto, B. (2020). Stateless person dalam tinjauan hukum nasional dan hukum internasional di Indonesia. Uti Possidetis: Journal of International Law, 1(3), 277–309.

Komala Sari. (2023). Implikasi hukum terhadap penerbitan akta kelahiran anak hasil perkawinan campuran. Jurnal PSGA UIN Sumatera Utara.

Lubis, M. S. Y. (2022). Buku ajar hukum perdata internasional (Vol. 1). UMSU Press.

Marzuki, P. M. (2017). Penelitian hukum. Kencana.

Mustika, W. (2024). Status stateless di Indonesia: Perspektif HAM internasional. Jurnal Garuda.

Muzayanah, S. (2023). Tantangan implementasi hukum kewarganegaraan anak perkawinan campuran di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum Riau.

Nasoha, A. M. M., et al. (2024). Hak kewarganegaraan dalam perspektif Konstitusi Indonesia: Analisis Pasal 26 UUD 1945 yang mengatur tentang kewarganegaraan. Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara, 362–364.

Putri, I. S., Rahmat, & Martua, J. (2019). Analisis yuridis status kedudukan anak yang lahir dari perkawinan campuran ditinjau dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. E-Journal Pionir LPPM Universitas Asahan, 5(4).

Rosadi, D. I., Mutmainah, D. M., & Simbolon, N. A. (2023). Akibat hukum bagi anak hasil perkawinan campuran yang tidak dicatatkan. Jurnal Hukum Media Justitia Nusantara, 13(2), 10–19.

Saraswati, R. (2015). Hukum perlindungan anak di Indonesia. Citra Aditya Bakti.

Sari, L. P. (2017). Problematika pernyataan memilih kewarganegaraan terhadap anak hasil perkawinan campuran di Indonesia (Studi kasus organisasi perkawinan campuran Indonesia cabang Malang). Novum: Jurnal Hukum.

Simaremare, N., Handayani, P., & Maileni, D. A. (n.d.). Hukum perkawinan beda negara: Tantangan dan solusi berdasarkan tinjauan sistem hukum Indonesia dan sistem hukum perdata internasional.

Sinaga, M. U., Ulumuddin, M. H., Karmila, F., Hardana, F., & Wijaya, M. M. (2024). Dampak kewarganegaraan ganda pada anak dari perkawinan campuran ditinjau dari hukum perdata internasional. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. RajaGrafindo Persada.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

Nafna Dhini Harisha, Kharisma Kusuma Dewi, Hanifah Ramadani Oktafiani, & Nur Sholikhah. (2025). Analisis Yuridis Tentang Kewarganegaraan Anak Hasil Perkawinan Campuran Menurut Hukum Internasional dan Hukum Nasional. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik Dan Hukum Indonesia, 2(4), 157–170. https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i4.1356

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 

You may also start an advanced similarity search for this article.