Archives

  • Januari : Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
    Vol. 3 No. 1 (2026)

    Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, adalah jurnal akademik yang diterbitkan empat kali setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober oleh Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli tentang berbagai konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi dalam studi Politik dan Komunikasi.
    Setiap makalah yang dikirimkan akan ditinjau oleh seorang peninjau. Proses peninjauan menggunakan peninjauan buta ganda, yaitu peninjau tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas peninjau.
    Topik yang diminati dalam Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia khususnya meliputi studi Komunikasi, Politik, Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Urusan Sosial.

  • Oktober : Amandemen : Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
    Vol. 2 No. 4 (2025)

    Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, adalah jurnal akademik yang diterbitkan empat kali setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober oleh Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli tentang berbagai konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi dalam studi Politik dan Komunikasi.
    Setiap makalah yang dikirimkan akan ditinjau oleh seorang peninjau. Proses peninjauan menggunakan peninjauan buta ganda, yaitu peninjau tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas peninjau.
    Topik yang diminati dalam Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia khususnya meliputi studi Komunikasi, Politik, Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Urusan Sosial.

  • Juli : Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
    Vol. 2 No. 3 (2025)

    Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, adalah jurnal akademik yang diterbitkan empat kali setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober oleh Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli tentang berbagai konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi dalam studi Politik dan Komunikasi.
    Setiap makalah yang dikirimkan akan ditinjau oleh seorang peninjau. Proses peninjauan menggunakan peninjauan buta ganda, yaitu peninjau tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas peninjau.
    Topik yang diminati dalam Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia khususnya meliputi studi Komunikasi, Politik, Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Urusan Sosial.

  • April : Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
    Vol. 2 No. 2 (2025)

    Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, adalah jurnal akademik yang diterbitkan empat kali setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober oleh Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli tentang berbagai konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi dalam studi Politik dan Komunikasi.
    Setiap makalah yang dikirimkan akan ditinjau oleh seorang peninjau. Proses peninjauan menggunakan peninjauan buta ganda, yaitu peninjau tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas peninjau.
    Topik yang diminati dalam Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia khususnya meliputi studi Komunikasi, Politik, Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Urusan Sosial.

  • Januari : Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
    Vol. 2 No. 1 (2025)

    Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, adalah jurnal akademik yang diterbitkan empat kali setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober oleh Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli tentang berbagai konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi dalam studi Politik dan Komunikasi.
    Setiap makalah yang dikirimkan akan ditinjau oleh seorang peninjau. Proses peninjauan menggunakan peninjauan buta ganda, yaitu peninjau tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas peninjau.
    Topik yang diminati dalam Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia khususnya meliputi studi Komunikasi, Politik, Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Urusan Sosial.

  • Oktober: Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
    Vol. 1 No. 4 (2024)

    Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, adalah jurnal akademik yang diterbitkan empat kali setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober oleh Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli tentang berbagai konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi dalam studi Politik dan Komunikasi.
    Setiap makalah yang dikirimkan akan ditinjau oleh seorang peninjau. Proses peninjauan menggunakan peninjauan buta ganda, yaitu peninjau tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas peninjau.
    Topik yang diminati dalam Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia khususnya meliputi studi Komunikasi, Politik, Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Urusan Sosial.

  • Juli: Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
    Vol. 1 No. 3 (2024)

    Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, adalah jurnal akademik yang diterbitkan empat kali setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober oleh Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli tentang berbagai konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi dalam studi Politik dan Komunikasi.
    Setiap makalah yang dikirimkan akan ditinjau oleh seorang peninjau. Proses peninjauan menggunakan peninjauan buta ganda, yaitu peninjau tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas peninjau.
    Topik yang diminati dalam Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia khususnya meliputi studi Komunikasi, Politik, Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Urusan Sosial.

  • April : Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
    Vol. 1 No. 2 (2024)

    Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, adalah jurnal akademik yang diterbitkan empat kali setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober oleh Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli tentang berbagai konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi dalam studi Politik dan Komunikasi.
    Setiap makalah yang dikirimkan akan ditinjau oleh seorang peninjau. Proses peninjauan menggunakan peninjauan buta ganda, yaitu peninjau tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas peninjau.
    Topik yang diminati dalam Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia khususnya meliputi studi Komunikasi, Politik, Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Urusan Sosial.

  • Januari : Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia
    Vol. 1 No. 1 (2024)

    Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, adalah jurnal akademik yang diterbitkan empat kali setahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober oleh Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI). Jurnal ini menerbitkan penelitian asli tentang berbagai konsep, teori, perspektif, paradigma dan metodologi dalam studi Politik dan Komunikasi.
    Setiap makalah yang dikirimkan akan ditinjau oleh seorang peninjau. Proses peninjauan menggunakan peninjauan buta ganda, yaitu peninjau tidak mengetahui identitas penulis, dan penulis tidak mengetahui identitas peninjau.
    Topik yang diminati dalam Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia khususnya meliputi studi Komunikasi, Politik, Pemerintahan, Hubungan Internasional, dan Urusan Sosial.