Pertanggungjawaban Bank terhadap Nasabah Pasca-Merger

Studi Kasus Kenaikan Kolektabilitas Kredit Akibat Integrasi Sistem

Authors

  • Aditama Candra Kusuma Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/amandemen.v3i1.1569

Keywords:

Bank Merger, Banking Law, Customer Protection, Data Migration, Legal Liability

Abstract

The rapid growth of Indonesia’s banking industry has encouraged various corporate actions, such as mergers, to enhance efficiency and competitiveness. However, post-merger system integration often creates issues for customers, particularly the increase in credit collectability caused by data migration errors. This study aims to analyze the legal protection and liability of banks toward customers adversely affected by the merger process. The research employs a normative juridical approach through legislation review and case study analysis. The findings indicate that customer legal protection operates both preventively and repressively. Preventive protection is regulated under the Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 6/POJK.07/2022, emphasizing transparency, education, and data security principles. Meanwhile, repressive protection is carried out through internal bank complaint mechanisms, the Financial Services Alternative Dispute Resolution Institution (LAPS SJK), and civil lawsuits under Articles 1365 and 1243 of the Indonesian Civil Code. The study concludes that banks are legally responsible for restoring customers’ rights by correcting SLIK data, issuing clarification letters, and providing material and immaterial compensation. Upholding prudential principles and consumer protection is essential to maintaining public trust in the post-merger banking system.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albabana, N. (2020). Pertanggungjawaban hukum bank atas kelalaian pegawainya terhadap debitur yang terkena BI Checking (Studi putusan No. 15/Pdt.G/2015/PN Wno). Jurnal Esensi Hukum, 2(1). https://doi.org/10.35586/esensihukum.v2i1.24

Andira, A. (2024). Analisis keputusan pengambilan kredit nasabah pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Unit Langnga Kabupaten Pinrang [Thesis]. IAIN Parepare.

Asmawati, A. (2014). Perlindungan hukum pemegang saham minoritas akibat merger bank. Jurnal Ilmu Hukum Jambi.

Azzahra, R. R. (2023). Merger perusahaan publik dan dampak hukumnya dalam perspektif hukum bisnis [Skripsi]. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Cahya, G. A., & Fitrian, R. A. (2024). Analisis yuridis implementasi merger bank di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6). https://doi.org/10.61722/jmia.v1i6.2901

Daylami, I., & Huda, N. (2025). Implikasi merger dan akuisisi terhadap upaya peningkatan kinerja finansial perusahaan. Cakrawala Repositori IMWI, 8(1), 1452–1460. https://doi.org/10.52851/cakrawala.v8i1.763

Dea Nurseptianingsih, E. N. H., G. T. W. Mulyani, N. E. K. Aprianto, & Y. R. Prasetya. (2024). Dampak integrasi, merger dan konglomerasi terhadap risiko persaingan dan stabilitas perekonomian. Jurnal Akademik Ekonomi dan Manajemen, 1(4), 152–161. https://doi.org/10.61722/jaem.v1i4.3296

Fuady, M. (2014). Hukum tentang akuisisi, merger dan konsolidasi perusahaan. Citra Aditya Bakti.

Hakim, D. A. (2016). Perlindungan hukum terhadap kepentingan para pihak di dalam merger bank. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 9(3). https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v9no3.607

Hidayaty, N., Ma’fufah, E., Sari, S. N., Yulia, R., & Veri, J. (2025). Meningkatkan pelayanan pelanggan komputasi sosial: Solusi digital di era modern. Fahmi Karya.

Karolina, W. A. (2025). Strategi penerapan manajemen risiko untuk meminimalisir risiko kredit bermasalah pada produk kredit pemilikan rumah (KPR) non subsidi di Bank BTN KCP Condongcatur Yogyakarta [Skripsi]. Universitas Islam Indonesia.

Maharani, M. A., Suryamah, A., & Suwandono, A. (2022). Perlindungan nasabah bank syariah BUMN pasca merger ditinjau berdasarkan hukum perseroan terbatas dan hukum perbankan. International Journal of Sociology, 3(2).

Manengal, Y. (2016). Merger bank dan akibar terhadap nasabah penyimpan dana menurut Undang-Undang No. 10 Tahun 1998. Lex Et Societatis, 4(2.1). https://doi.org/10.35796/les.v4i2.1.11438

Maulana, A., & Mahardika, F. (2025). Peran strategi bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan keuangan di era globalisasi. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(5). https://doi.org/10.59435/menulis.v1i5.285

Mirnaningsih, R. (2018). Konstruksi akta penggabungan (merger) perusahaan terbatas berbasis perjanjian joint venture (Studi kasus penggabungan PT Fujisei Metal Indonesia dengan Hanyung Alcobis Co. Ltd) [Thesis]. Universitas Islam Indonesia.

Nabila, N., Rahmawati, R., & Ilham, I. (2025). Analisis struktural dan perkembangan sistem perbankan nasional di Indonesia. Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 3(1). https://doi.org/10.55043/ekonomipedia.v3i1.283

Prasetya, R. (2013). Pembobolan ATM, tinjauan hukum perlindungan nasabah. Lex Crimen, II(1).

Rahman Tanjung, A. T. Mawati, R. F. N. Arif Nugraha, H. M. Parulian Simarmata, E. S. Sudarmanto, A. H. Hasibuan, I. K. D. Gandasari, B. P. Sukarman P., & M. Silalahi. (2021). Organisasi dan manajemen. Kita Menulis.

Rahmatullah, M. (2022). Merger bank syariah Indonesia menurut peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 41/POJK.03/2019. Lex Privatum, 10(2).

Ramadhan, I. M. (2016). Akibat hukum penggabungan (merger) antara Lippo Bank dan Bank Niaga terhadap karyawan perspektif hukum Islam dan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan [Skripsi]. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Sondakh, J. H. G. (2016). Kajian hukum tentang pelaksanaan merger bank di Indonesia menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang perbankan. Lex Et Societatis, 4(9). https://doi.org/10.35796/les.v4i9.14341

Widjaja, G. (2013). Merger, konsolidasi dan akuisisi. Raja Grafindo.

Wisnu, F. E. L., Herlianto, F., Siregar, A. M. N., & Tarina, D. D. Y. (2023). Kepastian hukum perkawinan beda negara berdasarkan hukum perdata internasional Indonesia. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(4). https://doi.org/10.5281/ZENODO.10213540

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Aditama Candra Kusuma. (2026). Pertanggungjawaban Bank terhadap Nasabah Pasca-Merger: Studi Kasus Kenaikan Kolektabilitas Kredit Akibat Integrasi Sistem. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik Dan Hukum Indonesia, 3(1), 145–156. https://doi.org/10.62383/amandemen.v3i1.1569

Similar Articles

<< < 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.