Perlindungan Konsumen Terhadap Jamu Tradisional Ilegal Berbahaya di Kota Serang Banten
DOI:
https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i2.1225Keywords:
Consumer Protection, Illegal Dangerous, Traditional MedicineAbstract
This study examines consumer protection efforts against the distribution of hazardous illegal traditional herbal medicines in Serang City, Banten. The widespread circulation of such products—particularly those containing Chemical Drugs (Bahan Kimia Obat/BKO) and lacking distribution permits—poses a significant threat to public health. Between 2020 and 2025, the Inspection Division of the Food and Drug Monitoring Agency (BBPOM) in Serang secured and destroyed approximately 706 items, totaling 6,841 units, with an estimated economic value of IDR 91,158,350. The research focuses on two main issues: the mechanisms for protecting consumers from dangerous illegal traditional herbal medicines in Serang City, and the role of BBPOM in supervising their circulation. Employing an empirical juridical method with a qualitative-descriptive approach, the study collected data through literature reviews, documentation, and interviews with BBPOM Serang officials. The findings indicate that consumer protection is carried out through both preventive and repressive measures. Preventive efforts involve pre-market and post-market supervision to ensure that products meet safety and regulatory standards before and after they enter the market. Repressive actions include law enforcement against violations, confiscation and destruction of illegal products, and the imposition of administrative and criminal sanctions on offenders. BBPOM Serang plays a pivotal role in monitoring illegal herbal medicines by conducting regular inspections, surveillance, and investigations of production and distribution facilities, as well as educating the public about the dangers of unsafe products. Nevertheless, supervision efforts are hindered by challenges such as low public awareness regarding product safety and economic pressures that drive some producers and sellers to ignore legal requirements. Strengthening collaboration between regulatory agencies, law enforcement, and community stakeholders is essential to improving consumer protection and ensuring the circulation of safe traditional herbal products in the region.
Downloads
References
Ansyar, D. I. (2022). Tanaman obat keluarga (TOGA) percontohan sebagai edukasi pemanfaatan pada masyarakat Dusun Jambua. Journal of Public Health Service, 1(1).
Azheri, B. (2023). Operasi pendidikan obat tradisional tanpa izin edar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam perspektif hukum perlindungan konsumen. Unes Law Review, 5(3). https://doi.org/10.59188/jcs.v3i7.798
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. (n.d.). Data produsen jamu di Indonesia. https://satudata.pom.go.id/datasets/41-jumlah-industri-produk-obat-tradisional-di-indonesia-berdasarkan-jenis-industri
Cahyono, I., Marsitiningsih, M., & Widodo, S. (2020). Peran Badan Pengawas Obat dan Makanan terhadap peredaran obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat berbahaya dalam perlindungan konsumen. Kosmik Hukum, 19(2). https://doi.org/10.30595/kosmikhukum.v19i2.8216
Dewantara, A. (2024, Februari 27). Budaya sehat jamu dinobatkan menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) milik Indonesia oleh UNESCO. DJKN Kemenkeu. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-palu/baca-artikel/16779/Jadi-Warisan-Budaya-Unesco-Jamu-Dengan-Sejuta-Manfaat-Dukung-Keseharian-Kerjamu.html
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. (n.d.). Kenali macam-macam obat tradisional. https://dinkes.kalbarprov.go.id/artikel/kenali-macam-macam-obat-tradisional/#:~:text=Jamu%20adalah%20obat%20tradisional%20Indonesia,%2DRE%20(membantu%20meringankan%20diare
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Serang. (n.d.). Sejarah Kota Serang. https://distan.serangkota.go.id/pages/sejarah-kota-serang
Fadhlurrahman, I. (2023). Data demografi Kota Serang. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/e3e92780ae79d94/767-penduduk kota-serang-berpendidikan-tinggi-pada-akhir-2023
Fahmi. (2023, September 14). Gawat, banyak jamu mengandung bahan kimia obat di Banten. Radar Banten. https://www.radarbanten.co.id/2023/09/14/gawat-banyak-jamu-mengandung-bahan-kimia-obat-di-banten/
Hapsari, D., Santoso, P. A., & Prastyanti, R. A. (2024). Perlindungan konsumen obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat di Kota Surakarta. Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi, 1(4).
Hardani. (2020). Metodologi penelitian kualitatif & kuantitatif. CV Pustaka Ilmu.
Irawan, S., & Idris, M. (2022, November 16). Perkara minum jamu. Kompas. https://money.kompas.com/read/2022/11/16/105552426/perkara-minum-jamu
Kumara, A. R. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Universitas Ahmad Dahlan.
Kusharyadi, A. (2022). Perlindungan hukum konsumen jamu tradisional ilegal mengandung bahan kimia berbahaya yang tidak terdaftar Badan Pengawas Obat dan Makanan. Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung.
Kusumadewi, Y., & Sharon, G. (2018). Hukum perlindungan konsumen. Lembaga Fatimah Azzahra.
Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. Mataram University Press.
Ni Ketut Tista Wulandari, dkk. (2021). Pengaruh stres, disiplin, dan bekerja terhadap kinerja karyawan The Pad Bar & Grill Legian Bali, 2(2). https://doi.org/10.51713/jarma.v2i1.37
Nursanjaya. (2021). Memahami prosedur penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk memudahkan mahasiswa. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 3(1).
Pane, M., Rahman, A., & Ayudia, E. (2021). Gambaran penggunaan obat herbal pada masyarakat Indonesia dan interaksinya terhadap obat konvensional tahun 2020. Journal of Medical Studies, 1(1).
Panjaitan, H. (2021). Hukum perlindungan konsumen: Reposisi dan penguatan kelembagaan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dalam memberikan perlindungan dan menjamin keseimbangan dengan pelaku usaha. Jala Permata Aksara.
Pemerintah Kota Serang. (n.d.). Letak geografis. https://serang.serangkota.go.id/pages/letak-geografis
Prabhawisnu, A. A. G. K., & S., I. A. G. (2021). Perlindungan hukum terhadap konsumen yang dirugikan dalam mengkonsumsi obat tradisional dan tidak memiliki izin edar. Jurnal Kertha Negara, 9(9).
Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan BPOM. (n.d.). Pabrik obat tradisional ilegal di Banyuwangi. https://www.pom.go.id/siaran-pers/bpom-tindak-pabrik-obat-tradisional-ilegal-di-banyuwangi-yang-diduga-tidak-memenuhi-persyaratan-keamanan-khasiat-dan-mutu
Qodariah, B., & Andryani. (2024). Perlindungan hukum. CV Doki Course and Training.
Rahmat, A. B., & Alamsyah, T. (2020). Peran ganda istri sebagai pekerja buruh sawit terhadap perkembangan hubungan sosial anak. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Unsyiah, 3(2).
Rosliana. (n.d.). Bahan berbahaya dan beracun dalam jamu. https://sib3pop.menlhk.go.id/index.php/articles/view?slug=bahan-berbahaya-dan-beracun-dalam-jamu
Sahat, M., & Wahyudi. (2020). Optimalisasi peran penegak hukum dalam menerapkan pidana kerja sosial dan ganti rugi guna mewujudkan tujuan pemidanaan yang berkeadilan. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 2(3).
Sarwono, S. W. (2015). Teori-teori psikologi sosial. Rajawali Pers.
Wardani, E., Ruswinarsih, S., & Reski, P. (2024). Modal sosial kelompok pengolah dan penjual jamu dalam pengembangan objek wisata Kampung Pejabat Kota Banjarbaru. Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi, 3(1). https://doi.org/10.20527/jtamps.v4i1.12303
Wati, R. A. (2021). Profil penggunaan obat tradisional pada masyarakat di Desa Monggang tahun 2021. Profile of Use of Traditional Medicine in Community in Moggang Village in 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


