Efektivitas Program Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial dalam Penanganan Gelandangan dan Pengemis di Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.62383/amandemen.v3i1.1607Keywords:
Homeless Beggars, Jambi City, Policy Implementation, Program Effectiveness, Social RehabilitationAbstract
The phenomenon of homeless individuals and beggars (gepeng) in Jambi City remains a significant and ongoing social issue, indicating that efforts to address poverty and urban social vulnerability have not yet been fully effective. Although the local government, through the Jambi City Social Affairs Office, has implemented a Social Rehabilitation Program aimed at restoring beneficiaries’ social functioning through outreach, social assessment, social guidance, skills training, and family reunification, the presence of gepeng in public spaces continues to fluctuate from 2022 to 2024. This study analyzes the effectiveness of the program’s implementation, particularly the social guidance component, using a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews, field observation, and documentation review, and analyzed using George C. Edward III’s policy implementation theory, which emphasizes communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings show that the program has been carried out procedurally and humanely; however, its effectiveness remains limited due to insufficient numbers of social workers, weak and unsustained economic empowerment support, and inadequate post-rehabilitation monitoring. As a result, some beneficiaries return to the streets after completing the program. Therefore, strengthening inter-agency communication, increasing resource capacity, integrating sustainable economic empowerment initiatives, and improving consistent monitoring systems are essential steps to achieve long-term and more sustainable reductions in homelessness in Jambi.
Downloads
References
Amanda, I. P. (2020). Kebijakan publik (Teori, analisis, implementasi dan evaluasi kebijakan). TheJournalish: Social and Government, 1(1), 33-37. http://thejournalish.com/ojs/index.php/thejournalish/index
Bintang, C. R., Komeni, W. H., Azhari, R. A., & B. (2024). Peran pemerintah dalam upaya penanganan permasalahan gelandangan dan pengemis di Kota Jakarta. 4(2), 974-984. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i02.5010
Fauzan, M. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui program rehabilitasi sosial oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau. 1-9.
Febriani, F. (2023). Kinerja Dinas Sosial dalam pembinaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Kota Pekanbaru. 1-10. http://repository.uin-suska.ac.id/72232/%0Ahttp://repository.uin-suska.ac.id/72232/1/SKRIPSI
Ikhsan, M., Kamaruddin, K., Nisaa, F., Vio Vani, R., & Rahmanul, R. (2024). Implementasi kebijakan sosial dalam penanggulangan gelandangan dan pengemis di Kota Pekanbaru. Iapa Proceedings Conference, 170. https://doi.org/10.30589/proceedings.2024.1050
Kadek, N., Perianti, N., Antarini, L., Ema, K., & Dewi, M. (2025). Implementasi program rehabilitasi sosial dalam penanggulangan gelandangan dan pengemis di Kabupaten Karangasem. 28(01), 93-101.
Lailiyah, I., Wulandari, R., & Anam, M. S. (2025). Peran Dinas Sosial dalam menangani kemiskinan di Kabupaten Jember. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(2015), 683-690. https://jurnal.padangtekno.web.id/index.php/menulis
Meifindo, N. H. (2025). Kolaborasi Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja dalam penanganan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis di Kota Jambi Provinsi Jambi. 167-186.
Meisya Marsella, G., & Ginna Febrita, E. N. W. (2024). Strategi penanggulangan pengemis anak pada Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Pekanbaru. 01(02), 178-190.
Muhajir, M. R., & Ritonga, F. U. (2023). Upaya penanggulangan gelandangan dan pengemis melalui program rehabilitasi sosial di Dinas Sosial Kota Medan. Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 3(1), 291-297. https://doi.org/10.58466/literasi.v3i1.942
Rahmawati, M. (2023). Efektivitas tindakan Dinas Sosial dalam menanggulangi gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Kabupaten Bogor. 11191110000011.
Rianti, S. (2021). Pelaksanaan pembinaan gelandangan dan pengemis oleh Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Pekanbaru. Pharmacognosy Magazine, 75(17), 399-405.
Sari, N. F., & Rfs, H. T. (2023). Kinerja Dinas Sosial dalam meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial bagi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) di Kota Pekan Baru (Studi Kasus Fakir Miskin). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(18), 533-540.
Subu, V. A., Dwimawanti, I. H., & Yuniningsih, T. (2021). Analisis kebijakan program rehabilitasi sosial penanganan gelandangan pengemis pada Dinas Sosial Kota Serang: Studi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 5(2), 823-831. https://doi.org/10.22437/jssh.v5i2.15791
Tazkia Rizky Widiana, Dyah Lituhayu, E. L. S. (2023). Evaluasi program rehabilitasi sosial dalam penanganan gelandangan dan pengemis di Provinsi Jawa Tengah. 1-23.
Yasmin, T. S. (2023). Implementasi kebijakan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta dalam penanganan gelandangan dan pengemis. Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, LVIII + 581.
Zahra, N. S. R., Suparman, N., & Alia, S. (2022). Penerapan prinsip agile governance dalam pelayanan publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(5), 6167-6178. https://doi.org/10.47492/jip.v3i5.2057
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amandemen: Jurnal Ilmu pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


