Urgensi Penerapan Asas Proporsionalitas Dalam Kontrak Elektronik Pinjaman Online

Authors

  • Beryl Alfarez Hertanto Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Adi Sulistiyono Universitas Sebelas Maret Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/terang.v1i1.104

Keywords:

Electronic Contracts, Online Loans, Principle of Proportionality

Abstract

This article aims to explore the urgency of applying the principle of proportionality in online loan agreements. The research results are expected to be utilized by all parties involved, especially prospective recipients of online loans, in crafting a standardized online loan agreement. The research methodology employs normative legal research, utilizing both primary and secondary legal materials through a literature review data collection technique. The approaches used in this research are the legislative approach (statute approach) and the conceptual approach. The data analysis technique employed is deductive analysis using the syllogism method. The application of the proportionality principle is examined through a guiding theory to identify the proportionality principles in contracts, including the principles of equality of rights, freedom, proportional distribution, and an elegant resolution with a win-win solution. Applying the proportionality principle in online loan electronic contracts is expected to minimize the risk of disputes during the execution of online loan agreements.

References

Agus, S. & Pratiwi, D. (2018). Tanggung Jawab Penyelenggara Sistem Elektronik Perbankan Dalam Kegiatan Transaksi Elektronik Pasca Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jurnal Legislasi Indonesia, 5(4), 74-88.

Arfianti, Y.A. & Rosadi, I. (2023). UMKM Menuju Well Literate. Pekalongan: NEM.

Gaol, S. (2019). Keabsahan Pinjam Meminjam Uang Secara Lisan Dalam Perspektif Hukum Perdata. Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara-Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, 9(2), 97-120.

Hernoko, A. (2010). Hukum Perjanjian Asas Proporsionalitas Dalam Kontrak Komersial. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Hernoko, A. (2016). Asas Proporsionalitas Sebagai Landasan Pertukaran Hak dan Kewajiban Para Pihak dalam Kontrak Komersial. Jurnal Hukum dan Peradilan, 5(3), 447-466.

Maghfirah. (2022). Terbaru, Ini Daftar 100 Pinjol Ilegal 2022 yang Ditutup OJK. diakses pada tanggal 25 Oktober 2023 pukul 15:20 WIB di https://money.kompas.com/read/2022/05/26/113036426/terbaru-ini-daftar-100-pinjol-ilegal-2022-yang-ditutup-ojk

Naution, D.A., Reni, R., Hasibuan, A., & Prayoga, R. (2021). Tingkat Perkembangan Fintech (Financial Technology), Pemahaman Fintech (Financial Technology) dan Minat Mahasiswa UIN Sumatera Utara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 9080-9090.

Pane, E. (2022). Penerapan Asas Proporsionalitas Dalam Perjanjian Kredit Berbasis Online. Locus Journal of Academic Literature Review, 1(1), 36–45.

Pramesti. (2022). Ketahuilah 7 Jenis Fintech yang Berkembang di Indonesia. Diakses pada tanggal 24 Oktober 2023 pukul 23.48 WIB di https://selular.id/2022/11/ketahuilah-7-jenis-fintech-yang-berkembang-di-indonesia/

Pribadiono, A. (2016). Transportasi Online vs Transportasi Tradisional Non-Online Persaingan Tidak Sehat Aspek Pemanfaatan Aplikasi Oleh Penyelenggara Online. Lex Jurnalica, 13(2), 126–38.

Rizaty. (2023). Penyaluran Pinjaman Online Capai Rp225,6 Triliun pada 2022. Diakses pada tanggal 25 Oktober 2023 pukul 15.06 WIB di https://dataindonesia.id/keuangan/detail/penyaluran-pinjaman-online-capai-rp2256-triliun-pada-2022

Sinaga, D. & Wiryawan, I.W. (2020). Keabsahan Kontrak Elektronik (E-Contract) Dalam Perjanjian Bisnis. Jurnal Kertha Semay, 8(9), 1385–1395.

Sjahdeini, R. (2009). Kebebasan Berkontrak Dan Perlindungan Yang Seimbang Bagi Para Pihak Dalam Perjanjian Kredit Bank Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Downloads

Published

2024-03-09

How to Cite

Beryl Alfarez Hertanto, & Adi Sulistiyono. (2024). Urgensi Penerapan Asas Proporsionalitas Dalam Kontrak Elektronik Pinjaman Online. Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(1), 265–275. https://doi.org/10.62383/terang.v1i1.104