Keabsahan Perjanjian Financial Technology Peer To Perr Lending (P2P Lending) Di Indonesia

Authors

  • Nur Hidayatul Fithri Universitas Wijaya Putra
  • Budi Endarto Universitas Wijaya Putra
  • Muhamad Chaidar Universitas Wijaya Putra

DOI:

https://doi.org/10.62951/terang.v1i1.50

Keywords:

Fintech, P2P Lending, legal protection, agreement

Abstract

The existence of fintech P2P Lending can help Indonesian people who are still unreached by banking services to borrow funds with easy, fast terms and without making a direct agreement. Electronic lending system make it easy public to borrow funds with easy reuqirements and without need to meet for make a agreement. Trading system transaction originally paper based and then shift to electronic based system (digital) is something that needs to be studied further about validity of the e-contract as the basis of relations between two parties that make agreement, by using legal protection theory, legal certainty theory, and theory of justice. The purpose of this research is to study together validity of e-contract in Fintech P2P Lending industry. The results of this research analysis show that the practice of online lending and borrowing based on fintech P2P Lending still does not have legal certainty for loan recipients, the benchmark for the validity of an agreement in fintech P2P Lending only refers to article 1320 of the Civil Code regarding the conditions for the validity of the agreement. The Fintech Lending Law should be drafted immediately to guarantee legal certainty for P2P Lending fintech.

References

Artikel Jurnal

R. R., & , D. B. K. (2019). ASPEK HUKUM KONTRAK ELEKTRONIK (E-CONTRACT) DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE YANG MENGGUNAKAN BITCOIN SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN. Jurnal Privat Law, 7(1). https://doi.org/10.20961/privat.v7i1.30098

Anita Sinaga, N. (2019). IMPLEMENTASI HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK DALAM HUKUM PERJANJIAN. Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, 10(1).

Astuti, B., & Daud, M. R. (2023). KEPASTIAN HUKUM PENGATURAN TRANSPORTASI ONLINE. Al-Qisth Law Review, 6(2). https://doi.org/10.24853/al-qisth.6.2.205-244

Falahiyati, N. (2020). Tinjauan Hukum Kontrak Elektronik Dalam Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (Transaksi Peer To Peer Lending). Jurnal Justiqa, 2(1).

Herianto Sinaga, D., & Wiryawan, I. W. (2020). KEABSAHAN KONTRAK ELEKTRONIK (E-CONTRACT) DALAM PERJANJIAN BISNIS. Kertha Semaya : Journal Ilmu Hukum, 8(9). https://doi.org/10.24843/ks.2020.v08.i09.p09

Istiqamah, I. (2019). ANALISIS PINJAMAN ONLINE OLEH FINTECH DALAM KAJIAN HUKUM PERDATA. Jurisprudentie : Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah Dan Hukum, 6(2). https://doi.org/10.24252/jurisprudentie.v6i2.10501

Jannah, J. N. (2020). Perjanjian Pinjam Meminjam Secara Online (Financial Technolgy) Perspektif Hukum Perdata Dan Hukum Islam. JURNAL HUKUM Dan KENOTARIATAN, 4(2).

Julyano, M., & Sulistyawan, A. Y. (2019). PEMAHAMAN TERHADAP ASAS KEPASTIAN HUKUM MELALUI KONSTRUKSI PENALARAN POSITIVISME HUKUM. CREPIDO, 1(1). https://doi.org/10.14710/crepido.1.1.13-22

Kurniawan, R. (2019). Perlindungan Hukum Dalam Perjanjian Pinjam Meminjam Uang Secara Online Pada Aplikasi Kredit Pintar. Fak Hukum Univ Muhammadiah Sumatra Utara Medan.

Lestari, A. P., & Utomo, S. L. (2020). KEPASTIAN PERLINDUNGAN HUKUM PADA KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN PINJAMAN ONLINE DI INDONESIA. SUPREMASI Jurnal Hukum, 3(1). https://doi.org/10.36441/supremasi.v3i1.124

Muhammad, A., Atjo, A., Khalid, H., & Yunus, A. (2021). Pembuktian Kontrak Digital Pada Perdagangan Elektronik Menurut Undang-Undang Informasi & Transaksi Elektronik. Journal of Lex Generalis (JLG), 2(3).

Pitaloka, D., & Sasmiar, S. (2021). Pemutusan Perjanjian Secara Sepihak (Studi Kasus Putusan MA No.31/Pdt.G/2018/PN DPK). Zaaken: Journal of Civil and Business Law, 2(1). https://doi.org/10.22437/zaaken.v2i1.8948

Pradnyawati, N. M. E., Sukandia, I. N., & Arini, D. G. D. (2021). Perjanjian Pinjaman Online Berbasis Financial Technology (Fintech). Jurnal Konstruksi Hukum, 2(2). https://doi.org/10.22225/jkh.2.2.3230.320-325

Saputro, R. M. (2023). PENEGAKAN HUKUM LINGKUNGAN DI INDONESIA DITINJAU DARI TEORI KEADILAN ARISTOTELES. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 7(1). https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.3970

Sembiring, R. (2018). Keadilan Pancasila dalam Persepektif Teori Keadilan Aristoteles. Jurnal Aktual Justice, 3(2). https://doi.org/10.47329/aktualjustice.v3i2.539

Sunaryo, S., & Purnamawati, S. A. (2019). PARADIGMA HUKUM YANG BENAR DAN HUKUM YANG BAIK (Perspektif Desain Putusan Hakim Perkara Korupsi di Indonesia). Hukum Pidana Dan Pembangunan Hukum, 1(2). https://doi.org/10.25105/hpph.v1i2.5465

Tarmudi, A. A. (2020). Aspek Hukum Wanprestasi pada Perjanjian Jual Beli Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jurnal Hukum, 1(2).

Widarto, J. (2021). KEABSAHAN KONTRAK ELEKTRONIK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK JUNCTO KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. Lex Jurnalica, 18(2).

Yonani, Y. (2020). PEMBUKTIAN UNSUR KECAKAPAN DAN KEWENANGAN PARA PIHAK DALAM TRANSAKSI BISNIS E-COMMERCE. Jurnal Hukum Tri Pantang, 5(1). https://doi.org/10.51517/jhtp.v5i1.199

Buku Teks

Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan Hukum Bagi Rakyat di Indonesia. In Bina Ilmu.

Downloads

Published

2024-02-16

How to Cite

Nur Hidayatul Fithri, Budi Endarto, & Muhamad Chaidar. (2024). Keabsahan Perjanjian Financial Technology Peer To Perr Lending (P2P Lending) Di Indonesia. Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(1), 01–16. https://doi.org/10.62951/terang.v1i1.50

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.