Efektivitas Hukuman Pidana dalam Menanggulangi Tindak Pidana Korupsi

Studi Perbandingan antara Indonesia dan China

Authors

  • Anak Agung Bagus Adhita Mahendra Putra Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.62383/terang.v2i2.1147

Keywords:

Comparative Study, Corruption, Criminal Penalties, Effectiveness, Indonesia

Abstract

Corruption is an extraordinary crime with systemic impacts on a nation’s political, economic, and social stability. Various countries adopt different penal approaches to combat corruption, including Indonesia and China. This study aims to analyze and compare the effectiveness of criminal penalties in addressing corruption in both countries. The research uses a normative-juridical and comparative approach by examining legislation, empirical data, and relevant case studies. In Indonesia, the implementation of criminal sanctions tends to be more moderate, with imprisonment and fines being the dominant forms of punishment. However, enforcement faces challenges such as weak institutional independence and political interference. In contrast, China enforces much harsher penalties, including life imprisonment and the death penalty, as part of its "zero tolerance" anti-corruption policy supported by centralized political power. The findings show that although China’s repressive approach appears more stringent, the success in curbing corruption is not solely determined by the severity of the punishment. Instead, it also depends on the consistency, transparency, and integrity of the legal enforcement system. This study recommends that Indonesia reform its criminal policy to be firmer while still upholding principles of human rights and justice.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, A., Soponyono, E. (2019). Kebijakan pertanggungjawaban pidana korporasi terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia.

Agrez, A., & Rusmasari, S. (2025). Perbandingan hukum pidana korupsi antara negara China dengan Indonesia. Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan.

Anjari, W. (2020). Penerapan pidana mati terhadap terpidana kasus korupsi. Masalah-Masalah Hukum, 49(4).

Atmoko, D., & Syauket, A. (2022). Penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi ditinjau dari perspektif dampak serta upaya pemberantasan. Binamulia Hukum, 11(2).

Aulia, M. (2014). Formulasi pedoman penjatuhan sanksi pidana terhadap penyelenggara negara yang melakukan tindak pidana korupsi di Indonesia. Arena Hukum, 7(1).

Awaliyah, R. N., & Ginting, R. (2015). Perbandingan pengaturan sanksi pidana dalam tindak pidana korupsi berdasarkan perundang-undangan Indonesia dan China. Recidive, 4(1).

Danardono, D., & Novyana, H. (2024). Implementasi perbandingan perkara tindak pidana korupsi antara negara Indonesia dengan China. Journal of Social Science Research.

Feka, M., Masturi, R., Citranu, & Yase, I. K. A. (2024). Buku ajar hukum pidana korupsi. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Hartanti. (2007). Tindak pidana korupsi. Jakarta: Sinar Grafika.

Lubis, E. Z. (2017). Dampak melawan hukum dalam tindak pidana korupsi. Jurnal Administrasi Publik.

Pranoto, A., Darmo, A. B., & Hidayat, I. (2018). Kajian yuridis mengenai perampasan aset korupsi dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi menurut hukum pidana Indonesia.

Rachman, B. L. (2018). Tinjauan hukum atas sanksi tindak pidana korupsi sebagai kejahatan luar biasa di Indonesia. Lex Et Societatis, 6(2).

Tanjung, A. (2023). Tindak pidana korupsi di Indonesia dan China: Studi perbandingan dari perspektif hukum dan kebijakan (p. 10).

Wibowo, A., Ratnawati, Handayani, A. R., Fernando, Z. J., et al. (2020). Anti korupsi dan integritas. Bandung: CV. Media Sains Indonesia.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Anak Agung Bagus Adhita Mahendra Putra. (2025). Efektivitas Hukuman Pidana dalam Menanggulangi Tindak Pidana Korupsi: Studi Perbandingan antara Indonesia dan China. Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 2(2), 284–296. https://doi.org/10.62383/terang.v2i2.1147

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.